Apa sih rencana Ramadan kamu tahun ini? Mau meningkatkan ibadah dan banyakin momen bersama bareng keluarga atau teman? ☪️
Ramadan memang jadi momen yang tepat untuk mencapai hal-hal tersebut. Namun, bulan suci ini juga identik dengan meningkatnya kebutuhan finansial.
Sebut saja persiapan makanan untuk sahur dan berbuka, biaya mudik, hampers, THR untuk keluarga dan karyawan, hingga pengeluaran gak terduga lainnya.
Semua kebutuhan di atas tentu saja butuh dana yang gak sedikit, makanya, harus pintar mengatur pemasukan dan pengeluaran.
Tapi gimana sih caranya atur keuangan tetap lancar saat Ramadan dan Lebaran?
Baca juga: Financial Checkup Setelah Ramadan
Pada kesempatan lalu, Jenius mengadakan kelas finansial bersama media berjudul “Kelola Finansial Lebih Cerdas Selama Ramadan dan Pasca-Idulfitri bersama Jenius”.
Saat itu, Kak Ully Safitri, Certified Financial Planner dari Oneshildt, menyarankan bahwa kredit bisa dijadikan strategi untuk memenuhi kebutuhan selama Ramadan, asalkan dikelola dengan bijak.
Kebutuhan yang butuh dana banyak itu mungkin gak bisa dipenuhi kalau hanya mengandalkan gaji bulanan atau THR, sehingga kredit bisa menjadi opsi yang tepat saat Ramadan dan Lebaran.
Misalnya, saat beli tiket mudik, renovasi rumah, keperluan Ramadan maupun Lebaran, modal usaha, atau servis kendaraan.
Nah, biar makin mudah dalam mengelola kredit di Jenius, kamu bisa memanfaatkan Creditbility untuk mengetahui total nilai kelayakan kredit dan mendapat produk kredit yang sesuai hanya dengan satu kali pengajuan: mulai dari Jenius Paylater, Flexi Cash, dan Kartu Kredit Jenius.
Creditbility bisa bantu kamu kelola kredit yang kamu miliki di Jenius. Misalnya, kamu punya Creditbility sejumlah Rp15 juta dan kamu sudah memiliki produk kredit Flexi Cash dan Kartu Kredit Jenius.
Kamu bisa banget mengalokasikannya sesuai kebutuhan Ramadan. Contohnya, kamu bisa atur Rp10 juta di Flexi Cash buat modal usaha kue kering dan Rp5 juta di Kartu Kredit Jenius buat kamu beli tiket pesawat untuk mudik.
Kebutuhan terpenuhi, cash flow Ramadan pun jadi lancar!
Baca juga: Yay or Nay: Pakai Emosi dalam Kelola Uang?
Nah, kalau sudah menentukan apa kebutuhanmu selama Ramadan dan Lebaran, kamu tinggal atur strategi biar kredit yang akan digunakan bisa dikelola dengan bijak alias gak jadi beban setelah Ramadan. Ini dia cara yang bisa kamu lakukan:
1. Identifikasi Kebutuhan vs Keinginan
Sebelum pakai kredit, pastikan kamu sudah mengetahui kebutuhan utama selama Ramadan. Karena kalau masih keinginan, kamu bisa cari alternatif untuk mengatasinya.
Misalnya, kamu mau beli sofa baru untuk menyambut tamu saat open house di momen Lebaran. Tapi, daripada beli sofa baru, kamu bisa cari alternatif yang lebih hemat. Kamu bisa beli sofa cover yang bisa kasih tampilan baru tanpa perlu mengganti seluruhnya.
2. Jaga Rasio Kredit Maksimal
Prinsip utama dalam pengelolaan kredit adalah memastikan total cicilan kredit gak melebihi 30% dari pendapatan bulanan.
Jadi, kalau kamu berniat untuk menggunakan kredit, pastikan kamu gak melebihi rasio tersebut. Sehingga, kamu tetap bisa memenuhi kebutuhan Ramadan tanpa membebani kondisi keuangan di bulan-bulan berikutnya.
3. Pilih Produk Keuangan yang Sesuai
Setiap kebutuhan pasti memiliki jenis kredit yang paling tepat. Misalnya, jika kamu ingin merenovasi rumah, Flexi Cash bisa jadi pilihan yang lebih ideal dibanding Kartu Kredit Jenius.
Sementara itu, kalau pengin beli tiket mudik, bayar pakai kartu kredit dengan promo cicilan bisa lebih sesuai dan tepat!
Baca juga: #JagainRamadan dengan Jadi Kakak Asuh Sehari
Kredit yang digunakan selama Ramadan dan Lebaran bukanlah beban selama kita cerdas menggunakannya. Dibantu dengan Creditbility, kamu bisa memanfaatkan dengan maksimal produk kredit Jenius untuk berbagai kebutuhan baik selama atau setelah Ramadan.
Lalu, jangan lupa untuk bayar tagihan tepat waktu biar reputasi kreditmu meningkat dan bisa mendapatkan limit kredit yang lebih besar di Creditbility!
Comments ( 0 )